light_mode
light_mode

Ramadhan dan Ujian Keimanan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan adalah bulan mulia. Allah menjanjikan pahala berlipat bagi hamba-Nya yang mengerjakan amal sholih pada bulan ini. Ramadhan akan menjadi ladang pahala bagi orang yang beriman. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat Indonesia diterpa berbagai ujian pada Ramadhan tahun ini. Berita tentang berbagai kasus, musibah, dan kabar yang kurang baik menghiasi sosial media akhir-akhir ini.

Diawali adanya berita tentang Kejaksaan Agung yang menahan beberapa tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina. Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina diperkirakan merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun setiap tahunnya.

Berita di akhir Februari yang menggemparkan itu tentunya mengusik masyarakat muslim yang sedang menyiapkan datangnya bulan Ramadhan. Tak lagi dapat menahan rasa kekecewaannya, dari berbagai postingan sosial media menunjukkan masyarakat mulai meninggalkan produk Pertamina dan memilih memakai produk swasta. Meskipun lebih mahal, tapi produknya lebih bagus dan dijamin keasliannya. Sangat amat disayangkan, BUMN telah kehilangan kepercayaan masyarakat.

Selanjutnya, musibah datang melanda. Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada 2 Maret 2025 menyebabkan banjir di sejumlah titik di Jakarta, Bogor, dan Bekasi. Di beberapa lokasi, ketinggian air bahkan mencapai atap rumah, memaksa warga untuk mengungsi atau bertahan di lantai dua rumah mereka. Karena air yang belum surut yang merendam rumah dan kendaraan, aktivitas perkantoran dan pertokoan lumpuh total.

Belum cukup dengan dengan berita tersebut, kasus korupsi masih menjadi perbincangan. Pada 13 Maret 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kerugian keuangan negara akibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk atau Bank BJB mencapai Rp 222 miliar. KPK menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat dan menyita beberapa dokumen serta barang berharga.

Tak hanya itu, berita tentang anjloknya IHSG di bulan Ramadhan ini juga membuat masyarakat hanya dapat mengelus dada. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan hingga 6,12 persen atau 395,86 poin ke level 6.076,08 di sesi pertama pada Selasa (18/3/2025). Parahnya, hal ini dapat menyebutkan tergerusnya nilai tukar rupiah dan hilangnya kepercayaan investor asing pada Indonesia.

Puncaknya, masyarakat dibuat geram dengan pengesahan RUU TNI yang sebelumnya menimbulkan pro kontra dan polemik panjang. Penggodokan RUU TNI dinilai tergesa-gesa dan dilaksanakan tertutup dengan tidak mendengarkan aspirasi masyarakat yang bergejolak. DPR akhirnya resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang atas perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia pada 20 Maret 2025.

Sampai saat ini, pengesahan tersebut mengundang amarah masyarakat. Unjuk rasa oleh mahasiswa digelar di mana-mana. Di gedung DPR Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Makassar, Medan, Manado, dan kota lainnya. Salah satu tuntutan utama mereka adalah menolak isi RUU TNI yang disebut bakal ‘menghidupkan’ lagi dwifungsi militer lewat perluasan operasi dan penempatan prajurit di institusi sipil.

Pengesahan RUU TNI membuat kekecewaan masyarakat kepada pemerintah semakin bertambah. Tak adanya tanggapan dari pihak terkait pun semakin menguji kesabaran.

Meski masih ada beberapa berita tentang kasus lainnya, tentunya berita-berita tersebut cukup menjadi bukti bahwa Ramadhan tahun ini, masyarakat muslim diuji dengan berbagai ujian, permasalahan, dan musibah. Ujian bagi orang yang beriman adalah keniscayaan. Seseorang yang mengaku beriman tak mungkin tidak diuji oleh Allah.

Allah berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2).

Apakah keimanan ini hanya terucap dalam lisan atau sudah mengakar dalam hati dan terimplementasikan dalam perbuatan? Sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia, saat ini adalah bentuk ujian keimanan dan kasih sayang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Allah berfirman, “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sesuatu (sedikit) ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155).

Dari berbagai permasalahan tersebut, seorang muslim harus menghadapinya dengan sabar dan tawakal. Bukan sabar pasif, namun sabar yang aktif. Tidak hanya berdiam, namun melakukan langkah-langkah positif sebagai ikhtiar. Seperti berdiskusi, menyebarkan informasi yang valid, tidak menyebarkan hoax, menulis sesuatu yang baik, dan mendoakan kebaikan untuk negeri ini.

Ramadhan tinggal beberapa hari lagi.  Mari kita memanjatkan doa untuk kebaikan negeri ini. Semoga Allah memberi hidayah dan hikmah bagi penguasa agar semua masalah dapat teratasi, agar rakyat dapat hidup nyaman kembali. Dengan mengkritisi, tak selesai masalah. Tapi dengan saling mendoa, semuanya akan menjadi indah.

Allah tidak akan menolak doa orang yang berpuasa. Mari kita berdoa semoga Allah menjadikan ujian ini untuk menambah keimanan dan ketaqwaan. Semoga Allah menjadikan pemimpin negeri ini pemimpin yang adil, yang memihak pada rakyat. Pemimpin yang dapat mengembalikan kepercayaan rakyatnya, yang memberikan solusi dari setiap permasalahan. Semoga Allah jadikan Indonesia negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mushida Bontang Gelar Training An Nisa untuk Remaja Putri

    Mushida Bontang Gelar Training An Nisa untuk Remaja Putri

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Pimpinan Daerah Muslimat Hidayutullah Kota Bontang menggelar training skala nasional meliputi Training Of Trainer (TOT), Training An Nisa, dan Training Aqidah, beberapa waktu lalu. Pelaksanaan training dipusatkan di Komplek Pesantren Hidayutullah Jl Imam Bonjol Bontang hingga 3 Juli 2008. Acara ini diikuti 400 peserta terdiri seluruh pengurus An Nisa tingkat daerah dan wilayah […]

  • Buka Wawasan Literasi Keuangan, PP Mushida Selenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Muslimat

    Buka Wawasan Literasi Keuangan, PP Mushida Selenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Muslimat

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Muslimat sebagai manajer dalam keluarga, harus cerdas dalam pengelolaan keuangan keluarga dan mampu berdikari hingga dapat menjalankan misi dakwah dengan baik. PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan kegiatan nasional dengan tema “Pemberdayaan Muslimat Melalui Pelatihan Fundrising dan Pelatihan Literasi Keuangan Keluarga Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Keluarga” pada 4-6 September 2024. Pelatihan hybrid yang diadakan di […]

  • DPD Mushida Depok Berkomitmen Tingkatkan Kualitas PAUD

    DPD Mushida Depok Berkomitmen Tingkatkan Kualitas PAUD

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2016
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Dewan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, menyatakan komitmennya untuk terus melakukan revitalisasi dan moderasi konsep guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Depok. Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelas Bermain Taman Kanak Kanak (KB-TK)  yang dikelola oleh Muslimat Hidayatullah Depok di bawah koordinasi Yayasan Pondok […]

  • Superioritas Muslimat Hidayatullah

    Superioritas Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    FAKTANYA bahwa, wanita memiliki “superioritas” yang barangkali tidak dipunyai kaum Adam. Superioritas itu adalah tingginya respon sosial dan emosionalitas mereka terhadap komunitasnya dan juga lingkungan sekitarnya. Saya melihat genologi kultur tersebut sangat terinternalisasi di kalangan Muslimat Hidayatullah, khususnya di Depok, Jawa Barat, dimana saya berdomisili. Inilah tradisi spontanitas yang menurut saya luar biasa yang barangkali […]

  • Muslimat Hidayatullah Depok Bagikan 120 Bingkisan Lebaran untuk Dhuafa

    Muslimat Hidayatullah Depok Bagikan 120 Bingkisan Lebaran untuk Dhuafa

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah Depok menggelar bakti sosial dengan membagikan bingkisan lebaran Idul Fitri 1439 untuk 120 keluarga dhuafa dan janda. Acara yang digelar bekerjasama dengan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok ini diselenggarakan di halaman TKA Yaa Bunayya Hidayatullah Depok, Selasa (12/6/2018). Acara didahului dengan taushiah agama oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah […]

  • “Syabab Hidayatullah Selalu Berdampingan dengan Annisa Hidayatullah”

    “Syabab Hidayatullah Selalu Berdampingan dengan Annisa Hidayatullah”

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BANDUNG – Pembina Pondok Pesantren Hidayatullah Bandung Ust. Endang Abdurrahman mengatakan Syabab Hidayatullah adalah anak laki-laki dari ormas Hidayatullah yang selalu berdampingan dengan Annisa Hidayatullah. “Oleh karena itu, pemuda ini tidak boleh imferior yang kegagahannya hanya sebatas fisik. Pemuda iitu harus kuat agar jangan sampai menjadi pemuda yang mudah dihancurkan,” kata Ust Endang ketika memberi […]

expand_less