light_mode
light_mode

Mushida Takalar Peringati Hari Santri dengan Pawai dan Aksi Peduli Palestina

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Takalar, Sulawesi Selatan — Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN), Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (PD Mushida) Takalar menggelar pawai dan aksi peduli Palestina bersama di Lapangan Alun-Alun Makkatang, Kota Takalar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan santri Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH), wali santri binaan Mushida, serta santri putra dan putri Boarding Pondok Tahfidz Ahlul Jannah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak kegiatan sekaligus mempererat kebersamaan dalam menyambut Hari Santri Nasional.

Tidak hanya pawai, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat sekitar serta aksi solidaritas untuk Palestina bertajuk “Seporsi Cinta untuk Palestina.” Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap umat Islam sekaligus sarana menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan kepada para santri.

Melalui kegiatan ini, PD Mushida Takalar berupaya menyebarluaskan syiar Islam, memperkenalkan program-program Mushida Takalar, RQH, dan Pondok Tahfidz Ahlul Jannah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi santri untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat berbagi, dan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ketua PD Mushida Takalar, Aisyah Nurdin, menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, unsur pemerintah, organisasi induk, pengurus wilayah pendamping, hingga para wali santri.

“Sambutan dan respon dari masyarakat serta dukungan dari unsur pemerintah, organisasi induk dalam hal ini DPD Takalar, PW Mushida, dan para wali santri membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses. Alhamdulillah,” ungkapnya.

Semarak Hari Santri Nasional ini menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus bentuk upaya mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Semangat tersebut merupakan bagian dari ikhtiar melanjutkan warisan perjuangan para pendahulu, khususnya para alim ulama dan kaum santri, yang telah berkontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan ini, PD Mushida Takalar berharap semangat santri dalam menebarkan nilai-nilai Islam, kepedulian sosial, dan solidaritas terhadap sesama semakin tumbuh, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan umat.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Superioritas Muslimat Hidayatullah

    Superioritas Muslimat Hidayatullah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    FAKTANYA bahwa, wanita memiliki “superioritas” yang barangkali tidak dipunyai kaum Adam. Superioritas itu adalah tingginya respon sosial dan emosionalitas mereka terhadap komunitasnya dan juga lingkungan sekitarnya. Saya melihat genologi kultur tersebut sangat terinternalisasi di kalangan Muslimat Hidayatullah, khususnya di Depok, Jawa Barat, dimana saya berdomisili. Inilah tradisi spontanitas yang menurut saya luar biasa yang barangkali […]

  • Perkuat Konsolidasi dan Transformasi Organisasi, PW Mushida Papua Barat Daya Gelar Rakerwil 2026

    Perkuat Konsolidasi dan Transformasi Organisasi, PW Mushida Papua Barat Daya Gelar Rakerwil 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    (Sorong, mushida.org) Transformasi organisasi merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. Muslimat Hidayatullah harus tetap berpegang teguh pada strategi Nabi dalam tarbiyah dan dakwah, namun tetap adaptif terhadap perubahan sosial dan perkembangan zaman. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP Mushida, Ustadzah Hani Akbar, dalam sambutan pembukaan Rapat Kerjaa Wilayah Papua Barat. […]

  • PP Muslimat Hidayatullah Hadiri Milad ke-47 Majelis Ulama Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Majelis Ulama Indonesia adalah wadah musyawarah para Ulama, Zu’ama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. MUI tepat berusia 47 tahun pada Selasa 26 Juli 2022. Sejarah MUI lahir pada tahun 1975 itu merupakan hasil musyawarah yang diwakili ulama dari 26 Provinsi di Indonesia kala […]

  • PW DKI Jakarta Maksimalkan Kesiapan Mengikuti Munas Mushida

    PW DKI Jakarta Maksimalkan Kesiapan Mengikuti Munas Mushida

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Menjelang pelaksanaan Munas Muslimat Hidayatullah ke-6, Pengurus Wilayah (PW) Mushida DKI Jakarta terus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun ruhiyah. Ketua PW DKI Jakarta, Afifah Hanafi, menyampaikan bahwa antusiasme pengurus cukup tinggi. “Alhamdulillah, kami di wilayah DKI sangat antusias menyambut Munas. Karena itu, kami berikhtiar menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu pada musim […]

  • Mushida Papua Barat Gelar Kajian, Ajak Umat Menjadi Pribadi Lebih Baik

    Mushida Papua Barat Gelar Kajian, Ajak Umat Menjadi Pribadi Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Hadrianti Rukmana
    • 0Komentar

    Manokwari Selatan — Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Papua Barat bekerja sama dengan Majelis Taklim Miftahul Jannah menggelar kajian Islam bertema “Hijrah: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Menuju Ridha Allah SWT” di Pondok Pesantren Hidayatullah Manokwari Selatan, Jalan Kenangan, RT 1 RW 2, Desa Margo Rukun, Kecamatan Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (4/7/2026). Kajian ini menjadi bagian dari komitmen […]

  • Inilah Solusi buat Bunda Kalau Anak Tak Mau Sarapan

    Inilah Solusi buat Bunda Kalau Anak Tak Mau Sarapan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2014
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Sarapan adalah waktu makan yang paling penting. Jadi, Anda perlu membiasakan anak untuk makan sebelum melakukan berbagai aktivitas hariannya. Idealnya, Anda memberi contoh dengan makan bersama di meja makan. Tapi, masih ada cara lainnya, yaitu: – Bangunkan lebih pagi. Banyak anak yang tidak suka diburu-buru atau justru jadi marah dan menolak apa pun […]

expand_less