Upgrading Mushida Maluku Utara Tingkatkan Kompetensi Murabbiyah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ternate — Semangat untuk menuntut ilmu dan memuliakan Al-Qur’an menjadi spirit utama para pengurus Muslimat Hidayatullah (Mushida) Maluku Utara dalam mengikuti kegiatan Upgrading Murabbiyah yang dilaksanakan pada 3 November 2026.
Kegiatan rutin setiap Selasa sore ini diikuti oleh para Pengurus Mushida dari berbagai tingkatan, mulai dari pengurus MMW, PW Mushida Maluku Utara, hingga PD Mushida Kota Ternate, bersama anggota Mushida Maluku Utara. Para peserta mendalami ilmu tahsin melalui pembelajaran Manzhumah Tuhfatul Athfal karya Syaikh Sulaiman al-Jamzuri (منظومة تحفة الأطفال للجمزوري).
Pembelajaran ini dibimbing langsung oleh Syaikhona Ekhlas, anggota Mushida Maluku Utara yang berasal dari Yaman dan telah menjadi bagian dari keluarga besar Mushida melalui pernikahannya dengan salah satu anak kader Mushida Maluku Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Putra Ternate ini menjadi ruang berharga bagi para Murabbiyah untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, memperdalam ilmu Tajwid, sekaligus menguatkan kecintaan terhadap kalamullah.
Ketua MMW Mushida Maluku Utara, Ustadzah Siti Syamsiyah Abdullah, yang juga bertugas sebagai penanggungjawab kegiatan, menyampaikan bahwa pembelajaran tahsin ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kualitas diri para Murabbiyah, baik dalam bacaan Al-Qur’an maupun dalam menjalankan amanah pembinaan.
“Seorang Murabbiyah harus senantiasa menjadi pembelajar sepanjang hayat. Sebelum kita membina dan mengajak orang lain untuk mencintai Al-Qur’an, kita harus terlebih dahulu berusaha memperbaiki hubungan kita dengan Al-Qur’an. Melalui kegiatan tahsin ini, kami berharap para Murabbiyah semakin semangat belajar, semakin baik bacaan Al-Qur’annya, dan semakin kuat dalam memuliakan kalamullah,” ungkap Ustadzah Siti Syamsiyah Abdullah.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah, menjaga semangat belajar, serta menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu Al-Qur’an harus terus dipelajari dan diamalkan.
Di tengah kesibukan menjalankan amanah dakwah dan pembinaan umat, para peserta menyisihkan waktu untuk kembali duduk bersama Al-Qur’an. Sebab, kualitas seorang Murabbiyah tidak hanya dibangun melalui kemampuan membina, tetapi juga melalui kedekatan dengan Al-Qur’an, keteladanan dalam amal, dan kesungguhan memperbaiki diri.
Mushida Maluku Utara berharap lahir murabbiyah yang semakin berkualitas, kokoh dalam ilmu, baik dalam bacaan Al-Qur’an, serta semakin kuat dalam menjalankan amanah dakwah dan pembinaan umat.
Memuliakan Al-Qur’an adalah perjalanan sepanjang hayat. Menjadi murabbiyah berarti terus belajar, memperbaiki diri, dan mengajak umat semakin dekat dengan kalamullah.
Semoga setiap huruf yang dipelajari menjadi cahaya, setiap ayat yang dilantunkan menjadi keberkahan, dan setiap langkah menuntut ilmu menjadi amal jariyah yang mengalir tanpa henti.
Menguatkan Murabbiyah, Memuliakan Al-Qur’an. Bersama Al-Qur’an, menumbuhkan generasi dan membangun peradaban.
Penulis:Mariatul Qibtiyah
- person

Saat ini belum ada komentar