light_mode
light_mode

Malaysia di Ambang Krisis Populasi?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KADAR kesuburan di seluruh dunia terutamanya di negara maju dan membangun telah menurun. Malaysia tidak terkecuali dari menyaksikan perubahan ini. Jika 30 tahun dahulu mempunyai empat ke lima anak adalah kebiasaan tetapi pada hari ini purata kelahiran setiap keluarga hanyalah satu ke tiga anak.

Mengikut perangkaan yang dikeluarkan oleh PBB, kadar kesuburan rakyat Malaysia semakin merosot di mana antara 2010 ke 2015 kadar kesuburan adalah 1.97 dan pada 2020 dijangkakan menurun sehingga 1.9 dan 1.72 pada 2050.

Ini bermakna satu keluarga secara purata akan hanya mempunyai 1.9 anak dan jika keadaan ini dibiarkan berlarutan ianya akan menyebabkan piramid populasi yang tidak stabil.

Kadar kesuburan 1.9 adalah di bawah “replacement fertility” 2.1 di mana kelahiran dua anak hanya akan menggantikan ibu dan ayah yang akan meninggal dan menyebabkan populasi tidak berkembang.

Negara-negara seperti Korea, Jepun, German mempunyai kadar kesuburan di bawah 1.5 dan ini mengundang pelbagai masalah sosial termasuk tenaga kerja yang rendah dan golongan muda yang terpaksa menyara golongan tua yang mendominasi populasi.

Perkara ini terjadi kerana arus modenisasi yang menyebabkan ramai menangguhkan kehamilan sehingga usia berumur dan seterusnya mengalami kesukaran untuk hamil.

Daripada pengalaman peribadi saya mengendalikan kes- kes kesuburan juga didapati ramai yang mendapatkan rawatan berusia lebih dari 35 tahun.

Justeru itu bagi negara-negara yang mempunyai pertumbuhan populasi yang kecil, berbagai insentif diberikan oleh kerajaan untuk menambahkan pertumbuhan penduduk. Ini termasuk rawatan kesuburan seperti IVF atau Tabung Uji yang disubsidi serta pemberian insentif terhadap kelahiran.

Pemberian insentif kelahiran yang dilakukan oleh kerajaan negeri Terengganu melalui Yayasan Pembangunan Keluarga Terengganu iaitu memberi bantuan kewangan melalui Tabungan SSPN adalah satu langkah yang baik bagi menggalakkan kehamilan dan seterusnya menambahkan populasi.

Di harap akan ada insentif yang serupa untuk membantu pasangan yang sukar hamil bagi mendapat subsidi rawatan kesuburan. Melalui insentif ini sebanyak 100 ringgit tabungan SSPN akan diberikan kepada anak pertama dan 200 bagi anak 2-7.

Walaubagaimanapun, setiap kehamilan seharusnya dirancang dan dikehendaki serta dipastikan berada dalam keadaan yang selamat. Ini selari dengan konsep yang diperkenalkan oleh Kementerian Kesihatan Malaysia yang dikenali sebagai PrePregnacy Care (PPC) di mana kesihatan ibu akan dipastikan berada dalam tahap optima sebelum ibu menempuh kehamilan.

Saya berharap juga agar insentif lain akan di ambil kira pada masa akan datang seperti insentif penjagaan anak, insentif fleksibiliti kerja supaya ibu boleh terus memberikan khidmat kerjaya profesianalisme mereka tanpa menyampingkan tugas utama sebagai ibu dalam rumahtangga yang sejahtera.

Dr Murizah Mohd Zain
Pakar Perubatan Reproduktif
Dan Pakar Perunding Obstetrik dan Ginekologi
Ketua Wanita ISMA Alor Setar

Sumber: wanitaisma.net

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Berkonsolidasi dan Bertransformasi Menggelora di Ranah Minang

    Semangat Berkonsolidasi dan Bertransformasi Menggelora di Ranah Minang

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    PADANG — Semangat berkonsolidasi dan bertransformasi bergelora di Ranah Minang. Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sumatera Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 16 Mei 2026/28 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan yang diikuti oleh 15 orang dari PD Mentawai ini menjadi momen penting untuk merencanakan program kerja yang bermanfaat bagi keluarga, pendidikan, dan dakwah umat.Keluarga Rakerwil […]

  • Upgrading Pengurus Pusat, Wilayah, Daerah dan Tri Konsolidasi

    Upgrading Pengurus Pusat, Wilayah, Daerah dan Tri Konsolidasi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Departemen Organisasi PP Mushida menyelenggarakan Upgrading Pengurus Pusat, Wilayah, Daerah dan Tri Konsolidasi pada 14/08/2022 secara virtual. Upgrading bertujuan untuk meningkatkan wawasan keorganisasian pengurus sehingga berjalan dengan baik sebagaimana yang telah dituangkan dalam Pedoman Dasar Organisasi. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti […]

  • Training Digital Marketing Mushida: Cara Efektif Menjaring Konsumen di Dunia Maya

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Saat ini, banyak pelaku usaha mulai mengembangkan usaha-usaha yang dulu dikelola secara offline menjadi online. Di samping untuk menghemat biaya, waktu lebih fleksibel, sekaligus untuk memudahkan para pelanggan dalam menikmati produk-produk yang ditawarkan. Oleh karena itu Departemen Ekonomi PP Muslimat Hidayatullah menyelenggarakan acara Training Digital Marketing Pemberdayaan Ekonomi Ummahat Tingkat Nasional. Hal ini bertujuan membuka […]

  • Perkuat Sistem Pendataan Organisasi, Muslimat Hidayatullah Selenggarakan Pelatihan SISTAHID

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Dalam rangka memperkuat basis data dengan menggunakan sistem yang lebih baik, Departemen Organisasi Muslimat Hidayatullah bersinergi dengan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Organisasi DPP Hidayatullah menyelenggarakan Pelatihan Sistem Pendataan Hidayatullah pada 6 Juli 2023/17 Dzulhijjah 1444 H di Gedung Pusat Dakwah DPP Hidayatullah, Cipinang, Jakarta. Pelatihan dengan tema “Melalui SISTAHID Mewujudkan Tertib Administrasi dan […]

  • Kabid PPO DPP Hidayatullah Tekankan Regenerasi Merupakan Sebuah Keniscayaan

    Kabid PPO DPP Hidayatullah Tekankan Regenerasi Merupakan Sebuah Keniscayaan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jakarta, mushida.org) Dakwah harus berlanjut, karena umur dakwah lebih panjang dari umum manusia. Saat ini, dakwah Hidayatullah mendapatkan tantangan baik dari internal maupun eksternal. Faktor eksternal karena adanya keterbatasan yang membatasi peran muslimah di publik. Feminisme yang sekarang dengan mudah masuk ke ruang-ruang publik muslimah, juga menjadi tantangan tak terhindarkan. Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz […]

  • Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Tegaskan Transformasi Organisasi yang Mandiri dan Berpengaruh

    Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Tegaskan Transformasi Organisasi yang Mandiri dan Berpengaruh

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Sebanyak 37 Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah se-Indonesia melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sepanjang bulan Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi jati diri sekaligus mendorong transformasi organisasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa Rakerwil merupakan salah satu […]

expand_less