light_mode
light_mode

Rapat Kerja Wilayah Muslimat Hidayatullah Tegaskan Transformasi Organisasi yang Mandiri dan Berpengaruh

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebanyak 37 Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah se-Indonesia melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sepanjang bulan Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi jati diri sekaligus mendorong transformasi organisasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah, Hani Akbar, S.Sos.I., M.Pd., menegaskan bahwa Rakerwil merupakan salah satu forum strategis tertinggi di lingkungan Mushida untuk menyatukan arah gerak organisasi sesuai tema yang diusung, yakni “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh.”

“Rakerwil mempunyai nilai penting untuk melakukan konsolidasi jati diri, organisasi, dan wawasan agar seluruh pengurus memiliki kesamaan arah dalam menjalankan gerak organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai organisasi pendukung Persyarikatan Hidayatullah, Mushida terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola organisasi berdasarkan standar manajemen profetik-profesional. Upaya tersebut diwujudkan melalui pedoman organisasi yang tertuang dalam Pedoman Dasar Organisasi (PDO), Peraturan Organisasi (PO), Sistem Pendidikan dan Kaderisasi (Susduk), serta arah kebijakan strategis hasil Musyawarah Nasional.

Ia menjelaskan bahwa Hidayatullah sebagai gerakan tarbiyah dan dakwah memiliki akar historis yang kuat dalam membangun masyarakat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Oleh karena itu, konsolidasi jati diri menjadi fondasi penting untuk memastikan arah perjuangan tetap berada dalam koridor visi kenabian.

“Transformasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam implementasi tata kelola organisasi yang lebih baik,” jelasnya.

Konsolidasi jati diri Hidayatullah harus dimulai dari penguatan landasan tauhid, internalisasi nilai-nilai dakwah, serta penguatan tradisi tarbiyah yang telah menjadi ciri khas organisasi sejak awal berdiri. Selain itu, identitas organisasi juga harus tercermin dalam kontribusi sosial yang nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, transformasi organisasi dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang berlangsung cepat. Menurutnya, transformasi bukan hanya soal restrukturisasi organisasi, tetapi juga menyangkut reorientasi strategi tarbiyah dan dakwah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa Muslimat Hidayatullah memiliki peran sentral dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Karena itu, organisasi perlu memberi ruang yang lebih luas bagi kader Muslimah untuk tampil sebagai aktor utama dalam pengelolaan organisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dan kultur perjuangan Hidayatullah.

Untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan berpengaruh, Mushida menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya penguatan pendidikan dan tarbiyah, pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas Muslimah, advokasi sosial dan kebijakan publik, serta perluasan jaringan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Melalui pelaksanaan Rakerwil di 37 wilayah, Mushida berharap seluruh jajaran pengurus memiliki pemahaman yang semakin kuat terhadap jati diri Hidayatullah dan mampu menerjemahkannya dalam tata kelola organisasi yang profesional, efektif, dan berdampak bagi umat.

Dengan bekal jati diri Hidayatullah, setiap kader diharapkan memiliki kemampuan untuk memberikan perkhidmatan terbaik serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat. Konsolidasi jati diri dan transformasi organisasi akan mengantarkan kita pada terwujudnya visi dan tujuan bersama.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Berikan Kiat Menjadi Muslimah Pengusaha Sesuai Perkembangan Zaman

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Depok, mushida.org) Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah menggelar Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Ummahat Menuju Kemandirian dan Ketahanan Keluarga.” Pelatihan Kewirausahaan PP Mushida ini diselenggarakan secara hybrid di Kampus Utama Pondok Pesantren Hidayatullah Depok pada 26 Agustus 2023/9 Shafar 1445 H. Ibu Siti Aisah (Penasihat Vanilla Hijab) sebagai narasumber dalam materi Motivasi Kewirausahaan menyebutkan bahwa seorang muslim […]

  • Rakernas Resmi Ditutup: Muslimat Hidayatullah Harus Menawarkan Solusi dan Gagasan Untuk Membangun Peradaban

    Rakernas Resmi Ditutup: Muslimat Hidayatullah Harus Menawarkan Solusi dan Gagasan Untuk Membangun Peradaban

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Dinamika, perdebatan, silang pendapat, dan adu konsep adalah hal biasa yang terjadi selama musyawarah. Untuk itu, jangan merasa bangga (jumawa) jika idenya terpakai, dan jangan minder jika gagasannya ditinggalkan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi DPP Hidayatullah, Ust. Asih Subagyo, S.Kom dalam penutupan Rakernas Muslimat Hidayatullah pada Ahad (28/03/2021) yang digelar secara virtual dengan […]

  • Nahkoda Baru Menjadi Harapan Baru Bagi Hidayatullah Dalam Menyongsong Indonesia Emas

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Mushida
    • 0Komentar

    Jakarta, mushida.org H. Naspi Arsyad, Lc., resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah periode 2025-2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (22/10/2025). Penetapannya sebagai ketua organisasi menandai babak baru perjalanan gerakan Islam Hidayatullah yang telah berkiprah lebih dari setengah abad di Indonesia. Munas […]

  • Rakernas Muslimat Hidayatullah Resmi Dibuka

    Rakernas Muslimat Hidayatullah Resmi Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Pembukaan Rapat Kerja Muslimat Hidayatullah pada Sabtu (5/03/2022), dengan tema “Konsolidasi Jati Diri, Wawasan dan Organisasi Demi Terwujudnya Standardisasi, Sentralisasi, dan Integrasi Sistemik,” yang digelar di Aula Gedung Dakwah Hidayatullah, Cipinang, Jakarta. Rakernas dengan target optimalnya kinerja seluruh PW dan terwujudnya kemandirian ekonomi berbasis keummatan ini, dihadiri oleh Pengurus Pusat Mushida, Pengurus Inti Wilayah Mushida […]

  • Daurah Guru Quran Majelis Taklim Kota Parepare Metode MBA 8 Jam

    Daurah Guru Quran Majelis Taklim Kota Parepare Metode MBA 8 Jam

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) dan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare sinergi dalam menggelar Daurah Guru Qur’an Majelis Taklim Metode Mengajar Belajar Al-Qur’an Sistem 8 Jam bertempat di Masjid Terapung Bj. Habibie Kota Parepare, Sabtu, 7 Muharram 1446 H (13/07/2024). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru Qur’an perwakilan dari Majelis Taklim […]

  • Mengenalkan Konsep Dasar Pembelajaran Calistung di PAUD

    Mengenalkan Konsep Dasar Pembelajaran Calistung di PAUD

    • calendar_month Sabtu, 24 Mar 2018
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Oleh Dzumirrah* PENDIDIKAN merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap individu dalam upaya peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas bagi penerus bangsa. Mengingat begitu pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas maka hadirlah suatu lembaga pembelajaran yang dimulai sejak usia dini yaitu lembaga pendidikan pra-sekolah. Pelaksananaan pendidikan ini dijabarkan dalam undang-undang tentang […]

expand_less