light_mode
light_mode

Musyawarah Wilayah Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat: Perbarui Niat Untuk Konsisten Berkhidmat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mamuju, mushida.org – Musyawarah Wilayah (Muswil) Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat diikuti oleh 24 peserta, resmi dibuka pada 10 Januari 2026/21 Rajab 1447 H di Hotel Tomborang, Mamuju, Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Ketua PW Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat, Ibu Salbiana, S.Pd.I., menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang untuk saling menguatkan, belajar, dan menyegarkan kembali niat dalam berkhidmat di Muslimat Hidayatullah.

Ia menyoroti tema Muswil, “Meneguhkan Peran Muslimah dalam Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas”, sebagai tema yang sangat dekat dengan realitas keseharian muslimah. Menurutnya, ketahanan keluarga tidak dibangun di mimbar yang tinggi, tetapi di dapur, ruang belajar anak, sajadah, serta dalam kesabaran seorang ibu.

“Muslimah adalah madrasah pertama. Dari rahim, pelukan, dan keteladanan kitalah lahir generasi yang kelak menentukan wajah Indonesia Emas. Ketika kita menguatkan muslimah, sesungguhnya kita sedang menguatkan bangsa,” ujarnya.

Adapun Sekretaris Jenderal PP Mushida, Ustadzah Zahratun Nahdhah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan agar Muswil menjadi awal yang baik bagi kepengurusan selanjutnya.

Ia menekankan bahwa musyawarah merupakan sunnah hasanah yang disyariatkan oleh Allah SWT, dicontohkan Rasulullah ﷺ, dan dijaga oleh para salafush shalih dari masa ke masa. Muswil ini menjadi penanda berakhirnya satu periode kepengurusan dan dibukanya lembaran baru untuk lima tahun ke depan.

“Ketika kepengurusan ini diawali dengan sesuatu yang baik, kita berharap lima tahun ke depan Mushida Sulawesi Barat juga senantiasa diiringi dan diwarnai oleh hal-hal yang baik,” tuturnya.

Meneladani Profil Wanita Mulia

Musyawarah Wilayah ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Ustadz Najamuddin, M.Pd., mengajak seluruh ummahat Muslimat Hidayatullah untuk meneladani sosok-sosok wanita yang tercatat dalam sejarah Islam. Menurutnya, keteladanan para perempuan mulia tersebut relevan untuk memperkuat peran muslimah dalam dakwah, keluarga, dan pendidikan generasi.

“Pertama, Khadijah binti Khuwailid, sosok istri yang menjadi penopang utama perjuangan Rasulullah ﷺ. Khadijah tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga mengorbankan harta dan seluruh potensinya demi dakwah. Keteladanan ini diharapkan dapat menginspirasi Muslimat Hidayatullah untuk menjadi pendukung utama perjuangan dakwah suami,” urainya.

Kedua, Asma binti Abu Bakar, teladan ketangguhan dan keberanian dalam perjuangan. Asma rela menanggung risiko besar demi menjaga keselamatan Rasulullah ﷺ dan ayahnya, Abu Bakar r.a. Dari rahim Asma lahir Abdullah bin Zubair, sosok sahabat yang tangguh dan pemberani. Dari sini, umat belajar bahwa dari ibu yang kuat akan lahir generasi yang kuat pula.

Ketiga, istri ‘Imrān, ibunda Maryam ‘alaihas-salām, yang menjadi teladan keikhlasan niat, kesungguhan doa, dan visi tarbiyah bahkan sebelum anak dilahirkan. Ia bernazar agar anak dalam kandungannya dipersembahkan sepenuhnya untuk berkhidmat di jalan Allah. Ketika yang lahir adalah anak perempuan, ia tetap istiqamah dengan nazarnya dan menyerahkan Maryam dalam penjagaan Allah.

“Keteladanan ini mengajarkan bahwa mendidik anak bukan sekadar untuk meraih kesuksesan duniawi, tetapi agar hidupnya bermakna dan berkhidmat untuk agama Allah,” jelasnya.

Keempat, Aisyah binti Abu Bakar, simbol kecerdasan, keilmuan, dan keteladanan tarbiyah. Dari Aisyah, umat belajar bahwa peran muslimah tidak hanya mendidik anak di dalam rumah, tetapi juga mendidik umat melalui ilmu dan keteladanan. Karena itu, Muslimat Hidayatullah diharapkan mampu menjadikan rumah-rumahnya sebagai etalase peradaban.

Musyawarah Wilayah ini diharapkan dapat melahirkan kepengurusan yang amanah, visioner, dan berkomitmen dalam membangun keluarga Qur’ani menuju peradaban Islam. Dengan semangat musyawarah dan kebersamaan, Muslimat Hidayatullah Sulawesi Barat diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan perannya sebagai penguat ketahanan keluarga.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil TK Yaa Bunayya Pati

    Profil TK Yaa Bunayya Pati

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Nama sekolah: TK Yaa Bunayya Pati Alamat sekolah: Jl. Nanas Rt 07/02, Plangitan, Pati, Jawa Tengah Visi Membangun generasi Qur’ani yang bertauhid, cerdas, sehat, aktif, kreatif, inovatif, berakhlaq mulia Misi

  • PW Mushida Jabar Mengadakan Pelatihan Pengurusan Janaiz

    PW Mushida Jabar Mengadakan Pelatihan Pengurusan Janaiz

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    (Jawa Barat, mushida.org) Seorang muslim yang meninggal dunia punya hak yang harus ditunaikan oleh kaum muslimin yang masih hidup sebagai kewajiban kifayah.  Apabila sudah ditunaikan oleh sekelompok orang, maka akan menggugurkan kewajiban bagi yang lain. Kewajiban yang dimaksud adalah kewajiban memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan jenazah (orang yang meninggal). Namun pada kenyataannya, masih banyak dari […]

  • Departemen Perkaderan PP Mushida Selenggarakan Webinar Pengayaan Manhaj

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Syahadat adalah salah satu rukun Islam. Syahadat bukan sekadar ucapan formalitas seseorang saat menyatakan diri sebagai muslim. Syahadat adalah pernyataan sikap, keyakinan, dan pendirian mengenai sesuatu yang sangat prinsip. Syahadat yang benar adalah syahadat yang melahirkan bangunan kokoh yang saling menguatkan dan saling menopang. Departemen Perkaderan PP Mushida menyelenggarakan Webinar Pengayaan Manhaj Kajian Surah Al-‘Alaq: […]

  • Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) Dra H Sabriati Aziz mendukung gerakan Koin Untuk Jilbab Polwan. Dia pun mendesak Polri tidak mengada-ada soal jilbab ini. BMOIWI adalah lembaga yang menghimpun puluhan organisasi wanita Muslimah di Indonesia. “Pembolehan menggunakan jilbab bagi  polwan ditunda karena terkait dengan anggaran itu juga alasan mengada-ada. Dan […]

  • Kunjungan PP Mushida ke Institut Muslim Cendekia Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Mahasiswi

    Kunjungan PP Mushida ke Institut Muslim Cendekia Perkuat Ukhuwah dan Dakwah Mahasiswi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    SUKABUMI — Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah berkunjung ke kampus Institut Muslim Cendekia (IMC) Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 21 Dzulqa’dah 1447 (9/5/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan agenda pembinaan, pengarahan, dan motivasi kepada 30 mahasiswi Institut Muslim Cendekia yang merupakan kader Hidayatullah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ukhuwah dan penguatan dakwah […]

  • Muswil Mushida Kepulauan Riau Tegaskan Kemuliaan Muslimah dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Batam, mushida.org) Muslimat Hidayatullah Kepulauan Riau menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 31 Januari–1 Februari 2026, bertepatan dengan 12–13 Sya’ban 1447 H. Kegiatan lima tahunan ini berlangsung di Kampus Hidayatullah Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, dan diikuti oleh pengurus serta perwakilan Muslimat Hidayatullah dari berbagai daerah di wilayah Kepulauan Riau. Musyawarah Wilayah merupakan forum tertinggi […]

expand_less