light_mode
light_mode

Wahai Suami, Bersabarlah!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UMUMNYA wanita, terkhusus istri, adalah makhluk yang diciptakan sebagaimana ia ada saat ini. Salah satu sifat yang ia miliki seringkali membuat bingung para suami.

Tak usah heran ataupun risau. Sifat itu memang adalah sifat khas. Perilaku yang muncul kala istri jiwanya sedikit terganggu. Nggak jelas memang, tapi itulah wanita.

Sifat khas ini ditemui saat ia minta perhatian, kelelahan, banyak pikiran, cemburu, ataupun ingin menikmati kesendiriannya.

Walau wanita sekaliber ibunda Aisyah-rodhiyallahu anhaa- sekalipun, pasti memiliki sifat khas ini. Tidak ada wanita yang mampu berkelit, dan sepatutnyalah pria sebagai suaminya memahami.

Bagaimana mungkin aku bisa berkelit dari kenyataan yang telah digambarkan dengan jelas oleh Allah dan Rosul mulia?

Allah bahkan menyangkal tuduhan bahwa Dia memiliki anak perempuan, yang disifati dengan makhluk yang suka perhiasan dan tidak jelas dalam perdebatan atau seumpamanya.  [Lihat Surat Az-Zukhruf: 18]

Muhammad Rosulullah-shollallahu alaihi wa sallam- memerintahkan wanita bersedekah agar terhindar dari neraka karena seringnya wanita mencela dan kufur asyiroh, wanita yang “naaqishoh ‘aql” karena sifat-sifat emosional diri yang tak terkendali tak dapat menjadi saksi kecuali berdua dengan sesama jenisnya.

Tak mungkin aku, engkau dan kalian yang menyandang status wanita berkelit dari sifat bawaan ini. Ada beberapa model sifat khas wanita jika sedang tak stabil emosi dirinya, aku akan paparkan tiga saja di sini:

Pertama, dia akan marah-marah nggak jelas apa yang sedang ia marahi. Apa pula penyebab kemarahannya, ia akan ngomel panjang tanpa berhenti sampai dipahami oleh sang suami.

Kedua, dia akan menangis nggak jelas. Menangis dalam diam walaupun ia dalam keadaan sedang melakukan sesuatu, menyapu lantai atau memandikan anak misalnya, atau menelungkupkan wajah ke bantal atau berdiri di depan tirai kamar. Model ini paling parah, karena marahnya bagai fenomena gunung es.

Ketiga, dia akan diam seribu bahasa tapi tiba-tiba piring terlempar dari genggaman, tutup panci berbunyi keras tak seperti biasanya.

Pria atau suaminya pasti bingung tak mengerti apa penyebab sifat khas ini tiba-tiba muncul, tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba guntur bersahutan. Hehe.

Oh, wanita… dan wahai pria para suami, jika sifat khas ini kau dapati, janganlah kau tinggal pergi demi menghindari omelannya yang tiada henti atau menghindar dari cemberut wajahnya ataupun isak tangisnya. Belajarlah berbagai cara memahami dirinya jangan malah dirimu juga ikut marah-marah.

___________
SARAH ZAKIYAH, penulis adalah Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) dan aktif sebagai pendidik dan ibu rumah tangga. 

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PW Mushida DKI Jakarta Siap Gelorakan Semangat Dakwah

    PW Mushida DKI Jakarta Siap Gelorakan Semangat Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Pengukuhan Pengurus Wilayah dan Majelis Murobbiyah Wilayah Muslimat Hidayatullah Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan pada Sabtu, 30 Januari 2021. Acara yang diselenggarakan secara online dan berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok itu dihadiri oleh beberapa peserta yang terdiri dari perwakilan PP Muslimat Hidayatullah, Majelis Murobbiyah Pusat, dan PW Mushida DKI Jakarta.  “Islam selalu menghasilkan generasi terbaik […]

  • Perjalanan Meniti Keikhlasan

    Perjalanan Meniti Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle adminmushida
    • 0Komentar

    Namaku Hikmah. Sebenarnya salah satu keinginanku adalah bersekolah di sekolah negeri layaknya anak zaman sekarang, hanya saja kedua orang tuaku sangat berkeinginan agar aku sekolah di pesantren saja, itu artinya keinginanku dan keinginan kedua orang tuaku sangat bertolak belakang. “Ummi, Hikmah sekolah di luar saja yah, kan waktu SMP udah mondok, capek kalau mondok lagi.” […]

  • PP Mushida Terima Kunjungan PB Wanita Al-Irsyad

    PP Mushida Terima Kunjungan PB Wanita Al-Irsyad

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    (Jakarta, Mushida.org) Pengurus Pusat Muslimat Hidayatullah (PP Mushida) menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Besar Wanita Al-Irsyad di Kantor PP Muslimat Hidayatullah, Cipinang, Jakarta pada 17 September 2025. Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Mushida, Hani Akbar, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kedatangan PB Wanita Al-Irsyad. Beliau menjelaskan bahwa Muslimat Hidayatullah merupakan organisasi pendukung Hidayatullah yang memiliki […]

  • Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    Mushida Banten Bagikan Masker untuk Cegah Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    BANTEN – Di tengah upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Provinsi Banten, Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Banten dan bergerak cepat dengan memberikan bantuan masker dan kebutuhan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu ataupun yang terkena dampak pandemi COVID-19. Aksi ini digelar di sejumlah titik di Banten, Selasa (21/04/2020).

  • Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    Ormas Muslimah Dukung Polwan Berjilbab

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    MUSHIDA.ORG — Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) Dra H Sabriati Aziz mendukung gerakan Koin Untuk Jilbab Polwan. Dia pun mendesak Polri tidak mengada-ada soal jilbab ini. BMOIWI adalah lembaga yang menghimpun puluhan organisasi wanita Muslimah di Indonesia. “Pembolehan menggunakan jilbab bagi  polwan ditunda karena terkait dengan anggaran itu juga alasan mengada-ada. Dan […]

  • Sabriati Aziz: Mushida Harus Percaya Diri Pada Jati Diri Hidayatullah

    Sabriati Aziz: Mushida Harus Percaya Diri Pada Jati Diri Hidayatullah

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Arsyis Musyahadah
    • 0Komentar

    Pare-pare. Menjelang waktu Maghrib (14/3/2021), masuk pesan singkat bahwa Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Parepare dan Ibu-ibu warga diminta berkumpul selepas shalat Isya untuk mendengarkan spirit kelembagaan dari salah satu anggota Majelis Penasihat Mushida, Ustadzah Dr. Hj. Sabriati Aziz, M.Pd.I.  Namun, yang hadir tidak hanya PD dan warga Hidayatullah Parepare tetapi juga turut serta Ketua […]

expand_less